Pernahkan anda galau?jawabannya sudah pasti pernah. Di dunia ini yang serba tidak menentu membuat pikiran dan hati kita menjadi galau. contoh saja, ketika harga - harga pada naik, pikiran selalu sibuk memikirkan gaji yang pas - pasan. seorang pekerja yang memikirkan biaya sekolah anaknya, padahal gajinya cukup untuk uang dapur saja. Di atas merupakan contoh saja yang menyebabkan anda galau.
Tidak hanya soal dunia saja anda galau, soal akhirat pun lebih lagi galaunya, contoh saja, sudahkah siap ketika ajal menjemput memilih surga sedangkan amal baikku baru seberapa?sudahkah aku berbuat baik kepada orang tua dan orang lain?seberapa besarkah nilai kebaikanku dibanding nilai kejahatanku?sudahkah aku memohon ampun dari dosa yang telah aku lakukan?sudahkah aku shalat lima waktu di mesjid berjamaah?
Galau juga bisa menjerat orang yang baru dewasa, siapakah jodoh saya nanti?dapatkah saya nanti bekerja ditempat yang baik dengan hasil ijazah kuliah?sudah baikkah diri saya dan sudah siapkah saya untuk menjadi orang dewasa?bisakah saya membahagiakan kedua orang tua saya nanti?
Coba cermati dan renungi kata - kata di atas dan temukan jawabannya sesuai dengan hati nurani yang bisa membuat anda berubah memperbaiki diri. dan coba amalkan jawaban - jawaban yang telah anda buat, serta rasakan hasilnya.
Galau dapat menciptakan gelisah hati dan pikiran, banyak orang yang galau dengan melakukan hal - hal yang kurang menguntungkan seperti jalan - jalan, begadang sama teman - teman, mendengarkan musik, membuat status di facebook, dan diam. Padahal galau itu hadir dari masalah - masalah hidup yang sedang dihadapi, yang namanya masalah itu harus dihadapi dan dicari solusinya.
Ketika anda galau, anda harus bisa mengintrospeksi diri untuk menemukan jawaban yang positif dari apa yang anda pikirkan dan juga anda harus sering - sering berdo'a dan berdzikir kepada Allah SWT untuk memohon diberi jalan solusi dan dilapangkan hatinya dalam menjalani kehidupan.
Coba renungi ayat di bawah ini (surat ke 13 ayat ke 28) "yaitu orang - orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar