Jumat, 12 September 2014

Mau gak jadi orang Sukses ?

Ada banyak orang yang mengejar kesuksesan dengan bekerja dari mulai sebelum matahari terbit sampai larut malam, bekerja untuk mengumpulkan harta, dan kekayaan. Ada juga yang bekerja untuk menjadi orang yang terkenal. Ada juga yang bekerja untuk menghidupi beberapa orang isteri. Orang - orang yang seperti ini berpandangan bahwa sukses adalah ketika terkumpulnya materi sebanyak - banyaknya dan terpuaskan kesenangannya.

Mahasiswa yang sukses ketika mendapatkan nilai IPK yang tinggi, kemudian merasa bangga dengan kesuksesan tersebut yang akhirnya merasa lebih baik dan merasa harus mendapat bayaran yang tinggi. Mahasiswa yang seperti ini, mungkin sukses waktu kuliah tetapi dalam dunia kerja kalah bersaing dengan Mahasiswa yang nilai IPKnya biasa saja tetapi dia santun, disiplin, menghargai orang lain dan suka terus belajar baik belajar sendiri atau belajar dari orang lain.

Para pekerja dan Pejabat berpandangan kesuksesan adalah dengan meraih karir setinggi mungkin dengan berbagai cara untuk mendapatkannya. Sikut kiri dan sikut kanan, korupsi dan tidak bisa membedakan mana kawan atau lawan yang penting jabatan naik dan gaji naik. Orang seperti ini dalam meraih kesuksesannya tidak dibarengi dengan kemampuan dan ilmunya, seharusnya dalam kenaikan jabatan itu berdasarkan kinerjanya dalam bekerja, sehingga banyak para pekerja dan pejabat ini yang akhirnya bisa menikmati kesuksesan yang hanya sebentar dan bahkan kesuksesan di bayar dengan pil pahit dengan masuk penjara.

Orang sukses itu sederhana rumusnya yaitu yang pertama harus punya prinsip bahwa hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, seperti yang diterangkan dalam sabda rasulullah SAW "Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung (sukses). Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat (celaka)". Kedua, sukses itu tidak hanya yang kelihatan saja seperti materi dan terisinya keinginan perut (nafsu), namun sukses juga harus di barengi dengan terisinya otak (pikiran) dengan berbagai ilmu yang baru atau yang belum di ketahui, disini kita harus terus belajar dan belajar tiada henti.

Setelah itu kita harus merenungi surat ke-103 ayat 1 - 3 yang artinya "Demi masa, sungguh manusia berada dalam kerugian, kecuali orang - orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kesabaran".

Mari kita mengejar sukses dengan terus berbuat baik dan terus belajar untuk kehidupan yang lebih baik.

Tidak ada komentar: